7 Tips Membuat Vagina Bersih, Sehat dan Wangi | Lebih Dari Sekedar Blog Informasi dan Tutorial

You are here:
Home » Kesehatan » 7 Tips Membuat Vagina Bersih, Sehat dan Wangi

7 Tips Membuat Vagina Bersih, Sehat dan Wangi

 

VAGINA-Sehat-Ilustrasi

Menjaga supaya vagina selalu dalam kondisi bersih, kering, dan bebas penyakit sangat penting untuk kesehatan reproduksi. Apa saja yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan area intim wanita ini?

1. Jaga tingkat keasamannya

Vagina yang sehat memiliki tingkat keasaman sendiri, yakni 3,5, dan mengandung sejumlah bakteri baik yang melindungi dari infeksi.

Hindari melakukan cuci vagina dengan larutan kimiawi (douching) karena bisa mengurangi keseimbangan keasaman. Jika vagina berbau menyengat, periksakan ke dokter untuk mencari penyebabnya.

2. Lakukan seks aman

Sebagian penyakit menular seksual, seperti HIV atau herpes genital, tidak ada obatnya. Sementara human papillomavirus penyebab kutil genital dikenal sebagai pemicu kanker. Karena itu, praktikkan hubungan seks yang aman, yakni dengan tidak berganti pasangan atau selalu menggunakan kondom.

3. Segera obati infeksi

Ada tiga jenis infeksi vagina yang banyak diderita, yakni infeksi jamur, bacterial vaginosis, dan trichomoniasis, yang ditularkan lewat hubungan seks.

Ketiganya bisa diobati dengan obat oral atau topikal yang bisa didapatkan di dokter. Jangan menunda pemeriksaan jika Anda merasa ada ketidaknyamanan pada area intim tersebut.

4. Cukup lubrikasi

Lubrikasi atau pelumasan adalah hal yang penting pada saat penetrasi. Tanpa lubrikasi yang baik, kulit di labia dan vagina bisa mengalami iritasi, panas, bahkan terkelupas.

Sebenarnya cairan lubrikasi akan muncul dengan alamiah jika seorang wanita mendapat perangsangan yang cukup, tetapi sebagian wanita mengalami masalah kekeringan. Sebagai gantinya, gunakan lubrikasi buatan yang berbahan dasar air untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan.

5. Pilih pakaian dalam yang nyaman

Vagina harus selalu dalam kondisi bersih dan kering, dan apa yang kita kenakan ikut memengaruhinya.

Beberapa jenis kain dan model pakaian dalam bisa meningkatkan panas dan kelembaban sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan infeksi. Gunakan pakaian dalam berbahan katun dan berpori di siang hari dan hindari model thongs.

6. Basuh dengan benar

Untuk mencegah kontaminasi bakteri dari bagian anus ke vagina, selalu lakukan pembilasan dari arah depan ke belakang setelah kita buang air. Gantilah pembalut setiap 2-3 jam sekali saat haid. Di saat sedang tidak haid, hindari menggunakan pantyliner karena akan meningkatkan kelembaban.

7. Cek teratur

Setiap wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan ginekologi sejak usia 21 tahun atau dalam periode tiga tahun setelah aktif secara seksual. Dokter kandungan dan ginekologi dilatih untuk mendiagnosis penyakit dan kelainan yang bisa mengganggu kesehatan vagina dan organ reproduksi.

Sumber : Tribbunews

     

Leave a Reply to this Post

CommentLuv badge
Feb
15
2013
 
 
Lebih Dari Sekedar Blog Informasi dan Tutorial Search form
Flag Counter
eXTReMe Tracker

PING  |  PING  |  PING